It’s about friendship…

Saat itu aku masih muda..ego itu masih kental. aku tidak menyesal pada apa yang kupilih. aku hanya rindu kebersamaan yang menorehkan tawa dan tangis..Meskipun masa itu bukan lagi milikku, tapi kalian tetap ada di hati..siapa yang bisa melupakan sahabat yang kerap ada disampingmu?

Kini aku tak pernah lagi menangis atas nama persahabatan atau berada dalam pertengkaran untuk memperjuangkan persahabatan. Kita telah memilih jalan masing-masing. Tapi aku tak ingin kau begitu saja lupa dengan kenangan kita yang dulu. Dulu kita memang masih kecil, masih terlalu dini untuk mengikrarkan persahabatan yang nyatanya kini tak berbekas kabar darimu. Aku tak tau lagi bagaimana kau sekarang, kegiatanmu, atau kesedihanmu. Jadi apakah masih pantas aku menyebutmu sahabat? Atau sahabat lama kah?

Semoga suatu waktu kita bisa bertemu lagi. Untuk kesempatan yang lebih baik, dan senyum yang lebih cerah. Aku tak ingin lagi perdebatan kita yang dulu menjadi api yang memisahkan hubungan kita sebagai teman. Semoga saja. Astungkara.

Tidak ada yang salah. Tidak ada yang benar. Mungkin ini memang jalannya. Agar ada waktu bagi kita untuk menjadi lebih dewasa dalam menentukan sikap..:) aku merindukan kalian. Hanya itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: