it’s not about me, but about my life.. :) -The Love Story-

Kenapa seseorang selalu ingin diperhatikan? Selalu ingin dicintai? Angin segar haru biru menggerus air mataku yang sejak tadi mengalir deras seperti air hujan. Kenangan itu selalu muncul. Entah kapan masa indah itu kembali lagi. Aku ingin merasakan bunga-bunga tumbuh subur di hatiku, dengan siraman sayang darinya. Sangat lucu, aku jadi seperti anak kecil. Yang baru belajar membaca dan menulis. Membaca hatinya, menulis kenangan indah untuknya. Mimpi itu ternyata memang mengesalkan. baru saja merasakan kegembiraan beberapa saat, mengapa tiba-tiba cerita indah itu hilang. Kini aku sendiri menatap langit sore yang hampa. Terlalu kosong. Bahkan untuk merasakan sedih pun aku tak mampu. Apalagi ingin merasakan kesenangan masa lalu. Langit sore tertawa padaku. Menertawakan kesendirianku yang tak kunjung berakhir.

Cerita itu ingin kuberitahukan pada semua orang. Sesak jika hal ini ku sembunyikan begitu lama. Apa kau tak mengerti, berapa lama luka ini dapat sembuh? Aku mengobatinya bertahun-tahun, dengan penuh kesabaran, penderitaan, kesakitan, namun dengan keyakinan bahwa hanya waktu yang dapat menyembuhkannya. Kini setelah masa itu telah kujalani semua, ternyata luka ini tidak pernah hilang, namun selalu kututupi dengan perban.

Namaku dewi, kisah ini terlalu sederhana. Tapi kenapa aku tak pernah mampu menamatkannya? “Sudahlah , aku sangat penat dengan semua ini. Bisakah kautinggalkan aku seorang diri?”. Semua kenangan itu terlalu jelas untuk kuingat, hingga aku tak mampu membedakan mana masa lalu, masa sekarang, dan masa depan…Kapan? Kapan? Kapan aku bisa memilikinya? Aku ingin bertahan. Tetap bertahan menerjang badai sekalipun. Apa perlu kupertahankan perasaan ini? Aku ingin tertawa dan menangis. Tertawa karena masalah itu sudah lepas. Menangis karena cerita itu tak pernah hilang dari benakku.

Sekarang cerita telah berubah setting. Aku selalu di posisi yang salah. Apa yang kulakukan untuknya, itu tak pernah ada artinya. Apa arti ini semua? Aku lelah untuk berkata “maaf” padanya atau “ayo kita akhiri saja pertengkaran ini”.

Telur cinta itu….dimana kamu sekarang? Apa kau telah dibuang oleh pemiliknya? Dimasukkan ke dalam tong sampah? Aku tak percaya, kau telah berubah begitu cepat. kau bahkan hampir tak mengenalik

2 Komentar (+add yours?)

  1. Kamu Tahu
    Jan 19, 2010 @ 21:18:50

    Sepertinya sinar mentari pagi akan sulit menerangi kamarmu karena km selalu berusaha utk menutup tirainya..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: