SIAPA?

(untuk sahabat yang sekarang membuatku rindu berada pada masa-masa itu.)

 

Seperti gurun dengan setitik air,

angin sepoi di tengah ilalang

bait puisi tak layak hidup di kegersangan

atas diri yang sesal dan rapuh.

Remuk, atas sisa lama kehidupan.

Kertas ini telah lama kosong

Ditelan penulis yang kehilangan kata-kata,

untuk sajak yang terlalu indah

untuk nama yang terlalu lekat

untuk suka cita yang pekat.

 

Dari lembar-lembar itu,

Kini aku adalah aku.

Kita bukan lagi kita yang dulu

Yang tertawa atas kesetiaan dan persahabatan.

 

Aku masih anginsepoi itu.

masih gurun dahaga.

Meremah kenangan yang telah lapuk

Mencari keriangan dari daratan baru.

…dan aku tak pernah mengerti,

Dulu kita itu ’siapa..?’

Hingga air mata pun tak mampu

memaknai setiap peristiwa itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: