Artikel tentangku..^^[bagian II]

GERAKAN AJEG BALI DIMULAI DARI SEKOLAH

Lomba kreativitas ajeg Bali yang digelar SMAN 6 Denpasar bekerja sama dengan tabloid Wiyata Mandala, Selasa (5/10) kemarin dibuka Kadis Pendidikan Bali Gusti Ngurah Oka diwakili Kasi Sarana Made Suradnya. Acara serangkaian Sumpah Pemuda dan HUT ke-18 SMAN 6 Denpasar ini bertujuan untuk mengkampanyekan ajeg Bali di kalangan para siswa. Acara diisi dengan berbagai lomba seperti LKTI, melukis, lomba essai, mawirama, matembang, membuat majalah dinding dan cover Putri Kebaya Wiyata Mandala.

Kadis Pendidikan Bali dalam sambutan tertulisnya mengajak semua warga sekolah untuk menggerakkan dan mengkampanyekan ajeg Bali mulai dari sekolah. Para siswa perlu meningkatkan kreativitas yang bernuansa Bali sebagai wujud berkesadaran berbudaya Bali.

Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Made Wigama dalam sambutan tertulisnya dibacakan Wakasek Kurikulum Drs. I Nyoman Muditha mengatakan semangat ajeg Bali perlu dihidupkan dalam insan pemuda Bali bahkan untuk semua orang yang tinggal di Bali.

Ia mengatakan wacana ini perlu dikembangkan di tengah kekhawatiran bahwa budaya Bali itu akan punah. Hal ini bisa terjadi kalau generasi mudanya tak rungu dan tak mamahami tentang budayanya sendiri. Jika budaya Bali hilang, kata dia, saat itu Bali tak lagi bisa menyumbangkan apa-apa dalam konteks budaya kepada dunia luar. Apa yang dibanggakan sebagai budaya adi luhung tinggal kenangan saja. Karena itu ia mengatakan semua pihak untuk menggelindingkan gerakan ajeg Bali.

Ketua Komite SMAN 6 Denpasar I Made Wiratha, S.H. mengatakan sangat mendukung semua kegiatan sekolah yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat seperti halnya lomba ajeg Bali. Bahkan ia memprogramkan 60 persen dana komite sekolah diarahkan untuk pengembangan dan peningkatan mutu lulusan. Para gurunya juga diberikan kesempatan meningkatkan diri lewat berbagai penataran. Ia menyambut baik, ajeg Bali jangan hanya diwacanakan namun diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari warga sekolah.

Pada hari pertama diadakan LKTI dan menulis essai. Untuk menulis essai juara I diraih Made Novia Kusumayani (SMPN 1 Singaraja), juara II dan III masing-masing Ayu Dewantari Puspawardani dan Indira Dharma Samitha keduanya dari SMPN 2 Denpasar. Untuk harapan I, II dan III diraih Octiar Kusumawardani Angkih (SMP Lab IKIP Singaraja), Dewa Ayu Eka Putri Adarsini (SMPN 2 Ubud) dan A.A. Gede Anom Putra (SMPN 2 Amlapura).

Untuk lomba mawirama dilaksanakan 14 Oktober, sedangkan lomba kording diikuti 50 tim dan cover Putri Kebaya Wiyata Mandala diikuti 90 peserta akan dilaksanakan 15 Oktober di sekolah setempat. (025)

sumber: BaliPost

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: